Saat itu, truk diketahui hendak mendahului kendaraan yang berada di depannya.
Namun, dari arah berlawanan muncul sepeda motor yang telah dimodifikasi untuk mengangkut galon.
"Truk itu awalnya melaju dengan kecepatan sedang dan hendak mendahului kendaraan di depannya. Saat mendahului muncul sebuah motor yang membuat sopir truk kaget," kata Ipda Armando Satya Putra Pratama, Senin (22/6/2026).
Armando menjelaskan, kemunculan sepeda motor dari arah berlawanan membuat pengemudi terkejut hingga kehilangan kendali atas kendaraannya.
Akibatnya, truk tersebut terguling di badan jalan. Dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa.
Meski demikian, sopir truk mengalami nyeri pada bagian dada akibat benturan saat kendaraan terguling.
Petugas yang menerima laporan langsung menuju lokasi kejadian bersama tim medis dari RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk melakukan evakuasi terhadap korban dan kendaraan.
Setibanya di lokasi, petugas segera mengevakuasi sopir dan penumpang truk ke RSUD dr. Iskak Tulungagung guna mendapatkan penanganan medis.
"Sopir truk mengalami nyeri dada dan sudah dilarikan ke RSUD dr Iskak Tulungagung. Sedangkan penumpang truk dalam kondisi sehat," ungkapnya.
Sementara itu, proses evakuasi truk dilakukan karena posisi kendaraan dalam keadaan terguling dan mengganggu arus lalu lintas.
Armando menyebut, proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit sebelum kendaraan berhasil dipindahkan dan barang bukti diamankan untuk kepentingan penyelidikan.
"Kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp1 Juta. Kami menghimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hatu. Pastikan kondisi kendaraan laik jalan dan selalu menjaga konsentrasi saat berkendara," pungkasnya.










