TUBAN,BANGSAONLINE.com - Anggota DPRD Kabupaten Tuban, Gaguk Sudarmo, menekankan pentingnya pemahaman demokrasi bagi generasi muda sejak usia sekolah sebagai bekal menghadapi peran mereka sebagai pemimpin masa depan.
Pesan tersebut disampaikan Gaguk saat menjadi pemateri dalam kegiatan 'Duta Literasi Pelajar SMK Sederajat' yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tuban di Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow), Selasa (2/6/2026).
Wakil Ketua Komisi III DPRD Tuban itu menjelaskan, literasi demokrasi tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan politik, tetapi juga mencakup keterampilan dan kesadaran kritis untuk memahami, berpartisipasi, serta mengevaluasi sistem demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Komponen utama literasi demokrasi itu pengetahuan politik, berpikir kritis, kesadaran hak dan kewajiban, serta partisipasi aktif,” terang Gaguk di hadapan ratusan siswa.
Menurutnya, pendidikan demokrasi di kalangan pelajar masih perlu diperkuat. Karena itu, ia mendorong para siswa untuk mulai menerapkan nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan sehari-hari.
“Jadi pemilih cerdas, saring informasi atau berita sebelum membagikan di media sosial. Ikut musyawarah di lingkungan dengan menghargai perbedaan, dan berlatih menyampaikan kritik atau aspirasi secara konstruktif sesuai koridor hukum,” jelasnya.
Gaguk menambahkan, literasi demokrasi memiliki pengaruh besar terhadap kemampuan berpikir kritis seseorang. Melalui pemahaman yang baik, pelajar dapat belajar menyampaikan pendapat secara logis dan bertanggung jawab.
“Keberanian menyampaikan pendapat secara rasional dan bertanggung jawab harus dilatih,” tegasnya.
Dalam pemaparannya, politisi Partai Golkar itu menyimpulkan bahwa literasi demokrasi menjadi salah satu instrumen penting dalam membentuk kesadaran kritis siswa sebagai warga negara. Ia juga mendorong agar pendidikan demokrasi dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum dan proses pembelajaran di sekolah.
Ketua PWI Tuban, Suwandi, menyambut positif materi yang disampaikan Gaguk kepada para peserta kegiatan.
Menurutnya, kebijakan yang dihasilkan lembaga legislatif maupun eksekutif memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
Karena itu, pelajar tingkat SMA/SMK perlu memahami tata kelola pemerintahan dan proses politik yang melatarbelakanginya.
“PWI Tuban mengapresiasi materi yang dipaparkan Saudara Gaguk yang mengenalkan tentang literasi demokrasi,” kata Suwandi.
Ia menambahkan, sistem demokrasi ditopang oleh empat pilar utama, yakni eksekutif, legislatif, yudikatif, dan pers. (coi/van)










