“Fasilitas seperti Graha Padel Club ini tidak hanya memperkaya pilihan olahraga bagi masyarakat Surabaya dan Jawa Timur, tetapi juga membuka ruang tumbuhnya komunitas serta talenta-talenta muda di cabang olahraga yang relatif baru ini,” ujar Emil.
Lebih lanjut, Emil menyampaikan bahwa padel berpotensi menjadi olahraga yang inklusif dan menjangkau berbagai lapisan usia dan latar belakang.
Karena mudah diakses dan dimainkan, olahraga ini bisa menjadi jembatan baru bagi masyarakat untuk tetap aktif dan sehat, sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

“Kita melihat adanya potensi ekonomi dari geliat olahraga padel, mulai dari pelatihan, event, hingga berkembangnya industri pendukung seperti perlengkapan olahraga, kuliner, hingga sportpreneurship. Ini sejalan dengan semangat kami dalam mendorong ekonomi kreatif dan sport tourism di Jawa Timur,” tuturnya.
Emil juga menegaskan bahwa Pemprov Jatim terus berkomitmen mendukung pengembangan sektor olahraga, mulai dari pembangunan infrastruktur, pembinaan atlet, hingga menciptakan ekosistem olahraga yang berkelanjutan dan kompetitif.
Sementara itu, Menpora Dito Ariotedjo juga mengapresiasi hadirnya Graha Padel Club yang menurutnya sejalan dengan visi Kemenpora dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berolahraga serta mendorong tumbuhnya sport tourism di berbagai daerah.
“Saya berharap Graha Padel Club bisa menjadi contoh dan inspirasi bagi daerah lain. Bahwa olahraga padel bisa berkembang apabila didukung oleh komunitas, dunia usaha, dan pemerintah daerah secara sinergis,” pungkasnya. (dev/van)










