Pemkab Kediri Teken Kerja Sama dengan Pemprov DKI, Langkah Bupati Dhito Sejahterakan Petani

Dhito berharap, kerja sama yang terjalin dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Lebih dari itu, juga diharapkan membantu upaya pemerintah daerah dalam menghapus kemiskinan ekstrem di Kediri.

"Saya harapkan dengan kerja sama antara Pemprov DKI dan Pemkab Kediri ini semoga membawa kesejahteraan bagi Kabupaten Kediri di mana itu adalah tempat kelahiran pak gubernur (Pramono Anung)," ucap Dhito.

Kerja sama yang dijalin kedua kepala daerah itu pun ditindaklanjuti oleh perusahaan daerah milik Pemkab Kediri melalui PD Canda Birawa dengan perusahaan daerah milik Pemprov DKI Jakarta.

Realisasinya PD Canda Birawa bekerja sama dengan Perumda Dharma Jaya membantu pengadaan komoditas dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah DKI Jakarta, khususnya daging potong.

PD Canda Birawa juga bekerja sama dengan PT Food Station Tjipinang dalam membantu penyediaan beras. Selanjutnya, PD Canda Birawa bekerja sama dengan Perumda Pasar Jaya dalam membantu pemasaran komoditas pertanian khususnya tanaman hortikultura dari Kediri.

Dalam momen itu pula, Mas Dhito juga membuka peluang investasi bagi perusahaan daerah milik Pemprov DKI khususnya PT Food Station Tjipinang. Khususnya pembangunan penggilingan padi di Kediri.

“Kerja sama dengan Food Station itu membantu menjaga stabilitas harga, tapi kalau ada investasi kenapa tidak, maka kita membuka itu seluas-luasnya,” tambah Mas Dhito.

Sementara itu, Pramono Anung, mendukung jika nantinya PT Food Station Tjipinang dapat berinvestasi membangun penggilingan padi di Kabupaten Kediri.

Pun demikian, pihaknya menekankan kerja sama yang terjalin harus memberikan manfaat dan keuntungan bagi kedua belah pihak dan dijalankan secara transparan.

“Nggak boleh ada ruang yang abu-abu dalam kerja sama-kerja sama yang seperti ini,” pesan Pramono.

Selain kerja sama bidang ketahanan pangan dan pertanian, Pramono juga membuka pintu bagi Pemkab Kediri jika ingin belajar mengenai pemerintahan dari Pemprov DKI Jakarta. Salah satunya terkait penggunaan aplikasi Jakarta Kini (Jaki) sebagai inovasi dalam peningkatan pelayanan publik bagi warga. (uji/msn)