"Yang disampaikan oleh saudara Q, itu tentunya beda. Apa kemudian yang disampaikan yang beredar di pemberitaan, itu fitnah," ungkap Alwi.
Dia juga ragu mengenai pengakuan soal dokter AYP memegang organ kewanitaan QAR. Menurutnya, kejadian itu berlangsung cepat. Tak kurang dari 5 menit.
BACA JUGA:Usai Kasus Gion Spa, Ditres PPA & PPO Polda Jatim Gelar Sosialisasi ke Pengusaha Hiburan Malam
"Kalau memang ada (memegang organ kewanitaan) kenapa tidak melakukan perlawanan? yang kedua apakah mungkin itu bisa terjadi dalam waktu singkat. Kan waktu pemeriksaannya langsung kurang lebih tidak sampai 5 menit," ujarnya.
Selain itu, pada hari kejadian, 27 September 2022, kliennya menjelaskan, ada satu orang laki-laki di dalam ruangan rawat inap, tempat di mana QAR dirawat inap.
BACA JUGA:Lantik 57 Pejabat Pemkot Surabaya, Eri Cahyadi: Tak Capai Target Enam Bulan, Silakan Mundur
Halaman:










