PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Polres Pamekasan mengamankan delapan orang yang terlibat dalam tradisi petasan berdaya ledak tinggi di Desa Pangorayan, Kecamatan Proppo. Insiden itu menewaskan 1 pelajar.
Tradisi menyalakan kembang api tersebut sudah sering dilakukan oleh masyarakat Desa Pangorayan saat hari raya idul Fitri dan tanpa adanya izin resmi dari pihak kepolisian.
Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto menyampaikan, tradisi tersebut sudah dilakukan masyarakat setempat menjelang Hari Raya Idulfitri sejak lama.
Warga meledakkan petasan tersebut dimulai dari jam 15.30 hibgga 18.30 WIB di area persawahan.
BACA JUGA:Antrean Solar Subsidi di Pamekasan Mengular hingga Badan Jalan, Sopir Keluhkan Kuota Terbatas
Halaman:










