Gubernur Khofifah Sambut 120 Siswa ADEM Repatriasi, Siapkan Generasi Unggul Anak PMI

SIDOARJO,BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan pembekalan kepada 120 peserta Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Repatriasi Tahun 2026 di Sidoarjo, Kamis (2/7/2026).

Program tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan sekaligus memperkuat pembentukan karakter bagi anak-anak Indonesia yang sebelumnya tinggal di luar negeri.

Dalam arahannya, Khofifah menegaskan Program ADEM Repatriasi merupakan wujud kehadiran negara dalam memberikan kesempatan pendidikan yang setara bagi seluruh anak bangsa.

Para peserta berasal dari Johor, Sabah, Jeddah, dan Kuala Lumpur, yang mayoritas merupakan anak Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Program ini sangat mulia. Pemerintah pusat memberikan kepercayaan kepada Jawa Timur untuk mendidik, membimbing, sekaligus memberikan penguatan karakter kepada anak-anak kita,” ujar Khofifah.

Khofifah juga mengungkapkan para siswa ADEM telah menorehkan prestasi membanggakan. Pada Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun ini, lebih dari 50 siswa ADEM dinyatakan lolos melalui kedua jalur tersebut.

“Ini menunjukkan bahwa mereka memiliki peluang yang sama untuk meraih pendidikan tinggi dan masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Menurut Khofifah, anak-anak Pekerja Migran Indonesia masih menghadapi berbagai kendala dalam mengakses pendidikan di luar negeri.

Karena itu, Program ADEM Repatriasi menjadi solusi agar mereka dapat memperoleh pendidikan yang layak di Indonesia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menjelaskan Program ADEM Repatriasi merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh anak Indonesia.

“Hari ini bukan sekadar serah terima peserta didik, tetapi menjadi awal perjalanan baru bagi anak-anak kita untuk meraih masa depan yang lebih baik melalui pendidikan di Jawa Timur,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, sebanyak 120 peserta Program ADEM Repatriasi Tahun 2026 terdiri atas tujuh siswa dari Jeddah, lima siswa dari Johor Bahru, 90 siswa dari Sabah, Malaysia, dan 18 siswa dari Kuala Lumpur.

Seluruh peserta akan menempuh pendidikan di 29 sekolah yang terdiri atas 18 SMA dan 11 SMK yang tersebar di 13 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Sebaran tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menghadirkan layanan pendidikan yang merata dengan melibatkan sekolah-sekolah terbaik.

Aries juga berpesan kepada seluruh peserta agar segera beradaptasi dengan lingkungan baru. Menurutnya, Jawa Timur kini menjadi rumah bagi seluruh peserta Program ADEM Repatriasi.

“Mulai hari ini kalian adalah pelajar Indonesia yang akan tumbuh bersama dengan siswa lainnya. Jangan pernah merasa sebagai orang baru,” pesannya.

Ia menambahkan, sebagian peserta yang berasal dari Kuala Lumpur masih menyelesaikan proses administrasi dan dijadwalkan tiba pada hari berikutnya sebelum disambut oleh masing-masing sekolah tujuan.

Program ADEM Repatriasi diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, serta mampu melanjutkan prestasi para alumni yang sebelumnya berhasil menembus perguruan tinggi melalui jalur prestasi maupun seleksi berbasis tes. (dev/van)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: