NGAWI, BANGSAONLINE.com – Kecelakaan maut melibatkan sepeda motor dan truk tronton kembali terjadi di jalur tengkorak Jalan Raya Ngawi–Mantingan, tepatnya di Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada Senin (29/6/2026). Insiden tragis ini merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor di lokasi kejadian.
Korban diidentifikasi bernama Pariyem (56), seorang ibu rumah tangga asal Desa Gemarang, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi. Korban mengembuskan napas terakhirnya di TKP setelah sempat tertabrak dan terseret sejauh lima meter di bawah kolong truk tronton tersebut.
Menurut pengakuan sopir truk, Hasan (46), warga Cikarang, saat itu ia sedang mengemudikan truk bernomor polisi B 9524 FEV dengan muatan penyedap rasa dari Probolinggo menuju Solo.
Truk melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan normal. Namun, sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba sepeda motor bernopol AE 2462 MG yang dikendarai korban keluar dari sebuah gang dan langsung memotong menuju jalan utama.
Diduga kuat, korban langsung memasuki badan jalan tanpa memperhatikan situasi arus lalu lintas di sekitarnya. Hasan mengaku sudah berusaha sekuat tenaga untuk menghindari benturan, namun jarak kedua kendaraan sudah terlampau dekat.
"Akibat benturan tersebut, korban terjatuh dan terseret sekitar lima meter sebelum akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian," jelas sopir truk.
Pasca-kejadian, warga dan petugas yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi jenazah korban ke kamar jenazah RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk menjalani proses visum.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut telah ditangani oleh Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Ngawi. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta mengamankan kedua kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti. Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti dari kecelakaan maut ini. (nal/rev)










