MADIUN, BANGSAONLINE.com - Perjalanan kereta api di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun sempat dihentikan sementara atau berhenti luar biasa (BLB) pascagempa berkekuatan magnitudo 5,6 yang mengguncang Tenggara Pacitan, Sabtu (27/6/2026) pukul 14.47 WIB. Langkah kilat ini diambil untuk memastikan jalur rel tetap aman sebelum dilintasi kereta.
Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa instruksi penghentian langsung disebarkan melalui sistem kendali radio lokomotif begitu getaran gempa terdeteksi di wilayah Blitar dan Tulungagung.
Sesaat setelah kereta berhenti, petugas unit jalan dan jembatan langsung bergerak menyisir rel, jembatan, hingga terowongan guna melakukan pemeriksaan visual dan teknis.
"Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh jalur di wilayah Daop 7 Madiun dalam kondisi aman dan laik operasi. Setelah dipastikan tidak ada kerusakan maupun pergeseran struktur, operasional kereta api kembali berjalan normal," ujar Tohari.
Meskipun jalur dinyatakan aman di wilayah Blitar, Tulungagung, Kediri, Kertosono, hingga Jombang, prosedur keselamatan ini sempat memicu keterlambatan pada empat perjalanan kereta api dengan total akumulasi waktu 39 menit.
Berikut adalah rincian kereta yang sempat tertahan:
- KA Jayakarta: Berhenti di Stasiun Sembung (9 menit).
- Commuter Line Penataran: Berhenti di Stasiun Kediri (7 menit).
- KA Malioboro: Berhenti di Stasiun Tulungagung (8 menit).
- Commuter Line Dhoho: Berhenti di Stasiun Kertosono (15 menit).
Pihak PT KAI Daop 7 Madiun pun menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada para penumpang atas ketidaknyamanan yang terjadi. Tohari menegaskan bahwa prosedur BLB ini bersifat wajib demi keselamatan bersama.
"Kami memohon maaf atas keterlambatan yang dialami pelanggan. Langkah BLB ini wajib kami lakukan demi menjamin keselamatan jiwa penumpang dan keamanan perjalanan kereta api. Saat ini seluruh perjalanan kereta api di Daop 7 Madiun telah kembali berjalan normal sesuai Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) yang berlaku," tegasnya.
Melalui penanganan yang cepat dan terukur ini, KAI Daop 7 Madiun berkomitmen untuk terus memprioritaskan mitigasi bencana demi menjaga layanan transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan selamat.










