JAKARTA,BANGSAONLINE.com - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris menyoroti rencana penyesuaian sasaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sebab, penyesuaian akan berfokuspada kelompok masyarakat paling membutuhkan, seperti ibu hamil, ibu menyusui, serta anak-anak yang mengalami masalah gizi dan berisiko stunting.
Hal tersebut disampaikan Charles dalam rapat kerja terkait pelaksanaan Program MBG.
Menurutnya, berdasarkan paparan Badan Gizi Nasional (BGN), pemerintah tengah melakukan penataan ulang atau refocusing penerima manfaat agar pelaksanaan program menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.
“Kalau kita mendengarkan yang disampaikan oleh pimpinan Badan Gizi Nasional, sudah cukup jelas bahwa akan ada refocusing penerima manfaat. Artinya, tidak lagi semua anak akan diberikan makan, dan tidak lagi penerima manfaatnya mencapai lebih dari 80 juta orang,” kata Charles.
Ia menjelaskan, sasaran program nantinya diprioritaskan bagi kelompok yang memiliki kebutuhan gizi paling mendesak, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak dengan kondisi malnutrisi, wasting, serta kelompok yang menjadi fokus pencegahan stunting.
Menurutnya, perubahan sasaran tersebut berpotensi mengurangi jumlah penerima manfaat secara signifikan dibandingkan skema sebelumnya.
Namun, hingga kini jumlah pasti penerima manfaat yang akan menjadi target program masih dalam tahap pembahasan.
Charles juga menyoroti keberadaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi dan berpotensi tidak lagi dimanfaatkan secara optimal setelah penyesuaian sasaran program.
"Dari 27.800 dapur SPPG yang beroperasi, ribuan berpotensi tidak terpakai jika lokasi tidak disesuaikan dengan penerima manfaat yang baru pasca-refocusing." ujarnya lagi.
Dalam kesempatan itu, Charles juga meminta kementerian terkait menjelaskan dasar data serta parameter yang digunakan dalam menentukan jumlah calon penerima manfaat pada pelaksanaan program mendatang.
Menurutnya, data yang akurat akan menjadi landasan penting dalam penyusunan kebijakan sekaligus pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar tepat sasaran.









