GRESIK, BANGSAONLINE.com - Ketua DPC PKB Gresik, M Syahrul Munir, bergerak cepat menyusun formasi strukturalnya. Ia secara resmi mengumumkan penunjukan Ainul Yaqin Tirta Saputra sebagai Sekretaris dan Dimas Setio Wicaksono sebagai Bendahara DPC PKB Gresik terpilih untuk periode 2026-2031.
Kombinasi lini depan PKB Gresik ini terbilang unik karena merepresentasikan peleburan latar belakang organisasi mahasiswa yang beragam. Syahrul sendiri berakar dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ainul Yaqin Tirta Saputra dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), sementara Dimas Setio Wicaksono merupakan kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI). Menariknya, ketiganya saat ini sama-sama duduk sebagai anggota dan pimpinan DPRD Gresik periode 2024-2029.
"Sudah final, saya menunjuk Mas Tirta sebagai sekretaris dan Mas Dimas sebagai bendahara DPC PKB Gresik terpilih periode 2026-2031 untuk mendampingi saya menjalankan roda organisasi," tandas Syahrul kepada BANGSAONLINE.com, Rabu (24/6/2026).
Langkah taktis ini diperkuat setelah Syahrul bersama sekretaris dan bendahara terpilih melakukan rapat koordinasi di Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Timur pada Sabtu (20/6/2026) lalu untuk membahas penataan struktur kepengurusan lima tahun ke depan. Syahrul menggarisbawahi bahwa duet maut yang ia pilih merupakan representasi kader muda potensial yang berusia di bawah 40 tahun.
"Dalam rapat koordinasi dengan DPW, seluruh calon pengurus DPC mendapat arahan untuk menyusun strategi pemenangan menghadapi Pemilu 2029 mendatang. PKB menargetkan peningkatan perolehan suara sekaligus penambahan kursi legislatif. Saat ini jumlah anggota DPRD Gresik asal PKB 14 orang," ungkapnya.
"Baik DPP maupun DPW menuntut kemenangan dan penambahan kursi pada Pemilu 2029. Karena itu, dengan komposisi pengurus baru yang diisi kalangan muda PKB Gresik diharapkan bisa menyusun strategi-strategi pemenangan yang relevan dengan kondisi aktual sosial masyarakat," imbuh politikus yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Gresik ini.
Komitmen untuk mendongkrak kursi di parlemen daerah rupanya sudah digaungkan Syahrul sejak ia menjalani uji kelayakan dan kepatutan (UKK) calon ketua DPC PKB Gresik. Dari total 9 daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Gresik, beberapa titik krusial telah dipetakan sebagai lumbung suara baru.
"Saat jalani UKK saya sampaikan pada tim penguji pada pemilu mendatang kami punya target tambahan kursi. Ada beberapa dapil yang sudah kami mapping untuk penambahan kursi. Yang jelas, PKB Gresik menargetkan 2029 menang besar," tegasnya.
Selain merombak jajaran pengurus Dewan Tanfidz, PKB Gresik juga mengusulkan figur karismatik, mantan Ketua MUI sekaligus Ketua PCNU Gresik, KH. Moh Chusnan Ali, untuk menempati posisi puncak sebagai Ketua Dewan Syuro DPC PKB Gresik.
"Pada rapat koordinasi di DPW secara resmi kami mengusulkan KH M. Chusnan Ali sebagai Ketua Dewan Syuro DPC PKB Gresik," terangnya.
Menutup keterangannya, Syahrul mengajak seluruh elemen dan kader PKB di Kabupaten Gresik untuk kembali merapatkan barisan, memperkuat soliditas partai, dan bersama-sama mengawal aspirasi masyarakat.
"Kami mohon doa agar dapat memberikan maslahat kepada masyarakat Kabupaten Gresik," pungkas Syahrul. (hud/rev)










