Bangkit Usai Menangi GP Hungaria, Marc Marquez Pilih Realistis Soal Perebutan Gelar Juara

HUNGARIA, BANGSAONLINE.com – Pembalap pabrikan Ducati, Marc Marquez, menegaskan bahwa dirinya belum mau sesumbar menganggap diri sebagai penantang gelar juara MotoGP 2026.

Pernyataan realistis ini ia sampaikan meskipun baru saja menampilkan performa dominan dan melesat ke posisi kelima dalam klasemen sementara setelah memenangi Grand Prix Hungaria.

Di tengah proses pemulihan cedera bahu yang dialaminya di Lombok tahun lalu, Marquez sukses mengunci kemenangan pertamanya di musim 2026. Mengaspal di Sirkuit Balaton Park, ia berhasil menumbangkan pembalap KTM, Pedro Acosta, dalam sebuah duel langsung yang sengit.

Momen emas ini bertepatan dengan nasib sial yang menimpa para petinggi klasemen dari tim Aprilia. Jorge Martin memicu tabrakan beruntun di lap pembuka yang turut menyeret rekan setimnya, Marco Bezzecchi, serta Raul Fernandez dari tim Trackhouse keluar dari balapan.

Keberhasilan menyapu bersih poin maksimal sebanyak 37 poin dari sesi sprint dan balapan utama membuat posisi Marquez terdongkrak. Ia kini hanya tertinggal 72 poin dari Bezzecchi selaku pemuncak klasemen, setelah sebelumnya sempat tertinggal hingga defisit tiga digit angka.

Kendati demikian, pembalap berjuluk The Baby Alien ini sadar betul bahwa kondisi fisiknya masih menjadi batu sandungan. Karakter Sirkuit Balaton Park yang berputar berlawanan arah jarum jam memang menguntungkan kondisi bahunya, namun tantangan berat sesungguhnya sudah menanti di depan mata.

“Saya belum siap,” akui Marquez. “Saya ingin mengatakan kepada Anda, 'ya, kami siap untuk kembali dan kami akan menyerang, tidak ada yang perlu dikhawatirkan'. Tetapi tetap saja, saya percaya bahwa saya lebih banyak yang harus dikhawatirkan daripada yang bisa dimenangkan, terutama karena sekarang semua orang akan sangat gembira karena saya menang lagi."

“Tetapi kami akan ke Brno dan Assen, yang merupakan dua sirkuit yang ‘tepat’, di mana cukup menantang bagi bahu kanan. Kemudian kami akan menghadapi Sachsenring dan liburan musim panas, jadi saya akan lebih memahaminya di bagian kedua kejuaraan.”

Lebih lanjut, juara dunia bertangan dingin ini menilai kompetisi musim ini masih sangat dinamis dan performanya belum konsisten di semua sirkuit.

“Kejuaraan ini sangat panjang. Tapi saat ini kami belum dalam kondisi terbaik. Kami belum siap. Sejujurnya, saya merasa belum siap untuk bertarung. Karena akhir pekan ini, ya [kami tampil bagus], tetapi di Mugello, kami tertinggal 10 detik dari pemimpin klasemen.”

“Namun, saya perlu mencapai 100% kemampuan saya yang baru. Saya tidak akan mengatakan 100% [puncak] saya, tetapi saya perlu mencapai 100% kemampuan saya yang baru, dan dari titik itu, saya akan mengerti [di mana posisi saya]. Tapi, Anda tahu saya. Jika saya di sini, itu untuk bertarung. Setiap balapan, setiap latihan.”

Marquez juga memilih untuk tidak ambil pusing dengan kegagalan finis ganda yang dialami Aprilia di Balaton Park. Ia memilih fokus sepenuhnya pada potensi besar yang dimiliki oleh motor Desmosedici Ducati miliknya sepanjang sisa musim ini.

“Memang benar bahwa di sirkuit ini Aprilia sedikit kesulitan,” tuturnya. “Tetapi saya mengenakan setelan kulit merah dan apa yang saya kenakan adalah motor terbaik dan tempat terbaik. Jadi, tidak masalah jika kami lebih banyak kesulitan atau tidak. Saya percaya bahwa dalam 22 balapan kami memiliki motor terbaik.”

Menutup keterangannya, pembalap asal Spanyol ini mengindikasikan adanya perubahan besar dalam pola pikir dan pendekatannya di lintasan MotoGP. Setelah melewati fase-fase sulit akibat cedera, ia bertekad untuk melepas tekanan besar yang selama ini kerap ia bebankan pada pundaknya sendiri.

“Saya ingin menikmatinya. Saya memberi banyak tekanan pada diri sendiri selama karir saya, dan sekarang saya menyadari bahwa setelah semua yang terjadi, saya perlu menikmatinya,” ungkapnya menyudahi penjelasan. “Dan mari kita sedikit lebih santai pada diri sendiri. Saya ingin lebih rileks dengan intensitas yang sama.”


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Bangkit Usai Menangi GP Hungaria, Marc Marquez Pilih Realistis Soal Perebutan Gelar Juara