TUBAN, BANGSAONLINE.com - Sebanyak lima kelompok terbang (kloter) jemaah haji asal Kabupaten Tuban dijadwalkan tiba di Tanah Air secara serentak pada Senin (8/6/2026). Panitia daerah telah menyiapkan Lapangan Kompi Senapan C 521 Tuban sebagai lokasi utama penurunan seluruh jemaah.
"Jemaah haji Kabupaten Tuban akan tiba semua salam satu hari," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tuban, Abdul Ghofur, kepada wartawan, Minggu (7/6/2026).
Para jemaah yang tergabung dalam Kloter 26 hingga 30 ini akan mendarat di bandara dan tiba di Tuban pada jam yang berbeda-beda. Kloter 26 perkiraan landing di bandara pukul 04.40 WIB dan tiba di Tuban pukul 09.40 WIB. Lalu, Kloter 27 perkiraan landing pukul 05.40 WIB dan perkiraan tiba di Tuban pukul 10.40 WIB. Lalu, Kloter 28 perkiraan landing pukul 06.45 WIB dan perkiraan tiba di Tuban pukul 11.45 WIB
"Kalau Kloter 29 perkiraan landing pukul 07.40 WIB dan perkiraan tiba di Tuban pukul 12.40 WIB. Sedangkan, Kloter 30 perkiraan landing pukul 18.15 WIB dan Perkiraan tiba di Tuban pukul 23.15 WIB," beber Gofur.
Untuk menghindari penumpukan massa dan menjaga kelancaran, panitia menerapkan aturan ketat. Setiap jemaah hanya boleh dijemput oleh satu orang anggota keluarga yang memegang izin resmi.
Penjemput juga wajib menunjukkan ID card kepada petugas jaga di Kompi Senapan C. "Pihak panitia nantinya akan memotong sisi ID card sebagai tanda bahwa kartu sudah digunakan," ungkap Ghofur.
Sementara untuk pengambilan koper menggunakan sistem pemanggilan nama. Keluarga wajib membawa kupon pengambilan koper yang sudah dibagikan sebelumnya.
"Adapun pengambilan air zam-zam dilakukan setelah koper diterima. Keluarga dapat mengambil air zam-zam dengan menunjukkan ID card jamaah haji," tegasnya.
Jika penjemput tidak bisa menunjukkan kupon atau ID card di lokasi, koper dan air zam-zam tidak akan diserahkan. Keluarga baru bisa mengambilnya keesokan hari di Kantor Kemenhaj Kabupaten Tuban.
Selama jadwal kepulangan jemaah haji, petugas akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi mulai Senin, 8 Juni 2026 pukul 07.00 WIB hingga proses kepulangan selesai.
Rekayasa lalu lintas meliputi Jalan Sunan Kalijaga akan diberlakukan satu arah dari timur ke barat. Kendaraan dari arah Jalan Dr. Wahidin akan dialihkan menuju Jalan Letda Sucipto.
Kendaraan penjemput yang memiliki stiker resmi diperbolehkan parkir di sepanjang Jalan Sunan Kalijaga. "Kendaraan penjemput dengan stiker diperbolehkan parkir di sepanjang Jalan Sunan Kalijaga," imbuh Ghofur.
Kendaraan penjemput tanpa stiker diarahkan untuk parkir di kawasan Alun-Alun/MPP Tuban, GOR, atau sepanjang Jalan Teuku Umar.
Sementara itu, untuk armada bus yang membawa jemaah haji akan langsung diparkir di dalam area Kompi Senapan C. Demi kenyamanan bersama, masyarakat mengimbau untuk selalu mematuhi arahan petugas di lapangan. (wan/rev)










