Meski Gagal Lolos Playoff, RRQ Hoshi Tetap Rajai Panggung Popularitas

BANGSAONLINE.com - Daya tarik RRQ Hoshi di skena esports Indonesia terbukti masih belum tertandingi. Meski harus menelan pil pahit karena gagal melangkah ke babak Playoff MPL Indonesia Season 17, tim berjuluk "Raja dari Segala Raja" ini tetap menorehkan dominasi mutlak dari aspek popularitas penonton.

Dilansir dari Esports Charts, performa naik-turun yang dialami RRQ Hoshi sepanjang babak Regular Season justru menjadi jualan utama. Ketidakpastian hasil pertandingan mereka sepanjang musim malah memicu lonjakan jumlah pemirsa yang luar biasa.

Turnamen yang memperebutkan total hadiah senilai USD 274.598 (sekitar Rp4,86 miliar) ini sukses mengumpulkan angka penonton yang fantastis, didorong oleh antusiasme masif komunitas pencinta Mobile Legends tanah air.

Pada awal kompetisi, RRQ Hoshi sempat terpuruk setelah mengalami tujuh kekalahan beruntun. Namun, kondisi kritis ini justru menjadi magnet bagi industri. Momentum tersebut memantik reaksi besar dari para penggemar setia mereka (Kingdom), sekaligus mengundang rasa penasaran netizen yang menanti apakah sang raja mampu bangkit atau kian terpuruk.

Statistik mencatat fenomena unik pada musim ini: seluruh posisi lima besar dalam kategori pertandingan dengan jumlah penonton serentak tertinggi (peak viewers) sepanjang Regular Season MPL ID Season 17 selalu melibatkan RRQ Hoshi.

Laga klasik bertajuk "The Royal Derby" antara ONIC Esports melawan RRQ Hoshi pada pekan pertama menjadi puncaknya. Pertandingan pembuka tersebut sukses menyedot perhatian hingga 2.288.815 peak viewers.

Fakta ini memperlihatkan realitas menarik di industri esports saat ini: pencapaian teknis di dalam arena tidak selalu berbanding lurus dengan tingkat ketenaran. Walaupun ada tim lain yang bermain lebih konsisten dan menguasai papan atas klasemen, RRQ Hoshi terbukti tetap menjadi pusat gravitasi dan magnet utama bagi penonton esports tanah air.