Peringati Hardiknas 2026, Pemkot Batu Genjot Beasiswa 1000 Sarjana dan Kampanye Anti-Bullying

KOTA BATU,BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota Batu menggelar upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan menegaskan komitmen peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa dan penguatan ekosistem pendidikan.

Upacara yang digelar pada Senin (4/5/2026) pagi itu menjadi puncak rangkaian kegiatan edukatif sejak April, sekaligus momentum refleksi pembangunan pendidikan di Kota Batu.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Alfi Nurhidayat, menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama kemajuan bangsa, bukan sekadar aktivitas akademik semata.

"Pendidikan adalah fundamental dari seluruh pembaruan bangsa. Hari ini kita meneladani sifat kepahlawanan para pendahulu kita untuk membangun masa depan yang lebih baik," ujar Alfi di hadapan peserta upacara.

Dalam peringatan tahun ini, Pemkot Batu menyoroti realisasi visi “Mbatu SAE” melalui program strategis Beasiswa 1000 Sarjana. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan daya saing generasi muda di tingkat nasional hingga global menuju Indonesia Emas 2045.

Alfi mengungkapkan, minat masyarakat terhadap program tersebut cukup tinggi. Hingga penutupan pendaftaran pada 30/4/2026, tercatat sebanyak 700 peserta telah mendaftar.

"Dari jumlah tersebut, akan diseleksi sekitar 400 penerima. Kami ingin memastikan bantuan ini tepat sasaran sebagai investasi riil dari Pemerintah Kota Batu untuk masa depan," ungkapnya.

Beasiswa inklusif ini mencakup berbagai kategori, mulai dari siswa berprestasi akademik dan non-akademik, keluarga tidak mampu, Hafidz dan Hafidzah, hingga guru Non-ASN serta perangkat daerah.

Selain dukungan finansial, Alfi juga memberikan catatan kritis mengenai ekosistem sekolah. Ia menyerukan kampanye Stop Cyberbullying dan segala bentuk perundungan. 

Menurutnya, kecerdasan intelektual tidak akan maksimal tanpa kesehatan mental dan lingkungan yang suportif.

Pemerintah Kota Batu juga fokus pada isu krusial lainnya, seperti pemerataan akses pendidikan untuk menekan angka putus sekolah serta pemenuhan gizi siswa guna mencegah stunting. Upaya ini diharapkan membawa pendidikan di Kota Batu "Melesat Mendunia".

Bagi pendaftar beasiswa yang belum lolos seleksi, Alfi berpesan agar tetap optimis. Pemerintah berkomitmen untuk terus mencari solusi alternatif sesuai regulasi demi menjamin hak pendidikan setiap warga negara di Kota Batu. (adi/van)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Peringati Hardiknas 2026, Pemkot Batu Genjot Beasiswa 1000 Sarjana dan Kampanye Anti-Bullying